Jakarta – PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (“Perseroan”) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) untuk tahun buku 2026 di Jakarta. Dalam rapat tersebut, manajemen memaparkan capaian kinerja keuangan yang positif serta berbagai langkah strategis yang telah dijalankan sepanjang tahun.
Direksi mengungkapkan bahwa selama tahun 2026, Perseroan secara aktif memperkuat pemantauan dan pelaksanaan strategi pada setiap unit kerja. Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga kelangsungan operasional sekaligus mengakselerasi pencapaian target bisnis secara berkelanjutan.
Hasilnya, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp44,63 miliar, serta mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp2,51 miliar, mencerminkan ketangguhan perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi makro serta keberhasilan dalam menjalankan efisiensi operasional.
“Kami bersyukur dapat menutup tahun 2026 dengan kinerja yang solid, meski menghadapi tantangan ekonomi global. Capaian ini merupakan buah dari konsistensi kami dalam menjalankan strategi bisnis yang adaptif, serta fokus pada ekspansi dan efisiensi,” ujar Rizet Ramawi, Direktur Utama PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk.
Ekspansi Gerai ke Pekanbaru dan Jambi
Salah satu inisiatif strategis penting yang diambil Perseroan sepanjang tahun 2026 adalah ekspansi gerai ritel ke dua wilayah potensial, yakni Pekanbaru dan Jambi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat penetrasi pasar serta mendekatkan produk kepada konsumen.
Kinerja Keuangan yang Semakin Kuat
Dalam laporan keuangan yang disahkan dalam RUPS, Perseroan juga mencatat pertumbuhan signifikan pada total aset sebesar Rp53,95 miliar, meningkat 117,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp24,83 miliar.
Di sisi lain, total liabilitas tercatat sebesar Rp5,95 miliar, sedangkan total ekuitas mencapai Rp48,01 miliar, mencerminkan struktur keuangan yang sehat dan berkelanjutan.
Agenda yang Disetujui dalam RUPS
- Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2026.
- Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan.
- Penetapan gaji dan tunjangan Direksi serta Dewan Komisaris.
- Penunjukan Akuntan Publik untuk audit Tahun Buku 2026.
- Pertanggungjawaban penggunaan dana hasil Penawaran Umum.
Dengan fondasi kinerja yang kuat dan arah strategi yang tepat, Perseroan menyongsong tahun 2027 dengan optimisme tinggi. Fokus utama Perseroan tetap pada pertumbuhan yang berkelanjutan serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.